Senin, 31 Agustus 2015

[080] 'Abasa Ayat 014

««•»»
[080] 'Abasa Ayat 014
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
[AYAT 13][AYAT 15]
[KEMBALI]
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
14of42
Sumber: Yayasan Indonesia Membaca http://www.indonesiamembaca.net
http://www.al-quran-al-kareem.com/id/terjemahan/Tafsir-Jalalayn-indonesian
http://www.altafsir.com/Tafasir.asp?tMadhNo=0&tTafsirNo=74&tSoraNo=80&tAyahNo=14&tDisplay=yes&UserProfile=0&LanguageId=2 
http://al-quran.info/#80:14

[080] 'Abasa Ayat 013

««•»»
Surah 'Abasa 11

في صُحُفٍ مُكَرَّمَةٍ
««•»»
fii shuhufin mukarramatin
««•»»
Di dalam kitab-kitab yang dimuliakan {1557},
{1557} Maksudnya: Kitab-Kitab yang diturunkan kepada nabi-nabi yang berasal dari Lauhul Mahfuzh.
««•»»
in honoured scriptures,
««•»»
·
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
TAFSIR JALALAIN
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»

(Di dalam kitab-kitab) menjadi Khabar yang kedua, karena sesungguhnya ia dan yang sebelumnya berkedudukan sebagai jumlah Mu`taridhah atau kalimat sisipan (yang dimuliakan) di sisi Allah.
««•»»
on leaves (fī suhufin is the second predicate of innahā, ‘truly it’, and what precedes it is a parenthetical statement) [that are] honoured, by God,
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
[AYAT 12][AYAT 14]
[KEMBALI]
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
13of42
Sumber: Yayasan Indonesia Membaca http://www.indonesiamembaca.net
http://www.al-quran-al-kareem.com/id/terjemahan/Tafsir-Jalalayn-indonesian
http://www.altafsir.com/Tafasir.asp?tMadhNo=0&tTafsirNo=74&tSoraNo=80&tAyahNo=13&tDisplay=yes&UserProfile=0&LanguageId=2 
http://al-quran.info/#80:13

[080] 'Abasa Ayat 012

««•»»
Surah 'Abasa 12

فَمَن شاءَ ذَكَرَهُ
««•»»
faman syaa-a dzakarahu
««•»»
Maka barangsiapa yang menghendaki, tentulah ia memperhatikannya,
««•»»
—so let anyone who wishes remember it—««•»»

Maka barangsiapa yang menghendaki peringatan yang jelas dan gamblang itu tentu ia memperhatikan dan beramal sesuai dengan kehendak hidayah itu.

Apalagi jika diperhatikan bahwa hidayah itu berasal dari kitab-kitab yang mulia seperti diterangkan dalam ayat-ayat berikutnya.

««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
TAFSIR JALALAIN
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»

(Maka barang siapa yang menghendaki, tentulah ia memperhatikannya) atau tentu ia menghafalnya kemudian menjadikannya sebagai nasihat bagi dirinya.
««•»»
so let whoever will, remember it, preserve it [in his memory] and thus be admonished by it —
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
[AYAT 11][AYAT 13]
[KEMBALI]
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
12of42
Sumber: Yayasan Indonesia Membaca http://www.indonesiamembaca.net
http://www.al-quran-al-kareem.com/id/terjemahan/Tafsir-Jalalayn-indonesian
http://www.altafsir.com/Tafasir.asp?tMadhNo=0&tTafsirNo=74&tSoraNo=80&tAyahNo=12&tDisplay=yes&UserProfile=0&LanguageId=2 
http://al-quran.info/#80:12

[080] 'Abasa Ayat 011

««•»»
Surah 'Abasa 11

كَلّا إِنَّها تَذكِرَةٌ
««•»»
kallaa innahaa tadzkiratun
««•»»
Sekali-kali jangan (demikian)! Sesungguhnya ajaran-ajaran Tuhan itu adalah suatu peringatan,
««•»»
No indeed! These [verses of the Qurʾān] are a reminder
««•»»

Dalam ayat ini Allah menegur Nabi-Nya agar tidak lagi mengulangi tindakan-tindakan seperti itu yaitu ketika ia menghadapi Ibnu Ummi Maktum dan Walid bin Mugirah dan kawan-kawannya. Sesungguhnya ajaran-ajaran Allah itu adalah suatu peringatan dan nasihat untuk menyadarkan orang-orang yang lupa atau tidak memperhatikan tanda-tanda kebesaran dan kekuasaan Tuhannya.

««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
TAFSIR JALALAIN
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»

(Sekali-kali jangan) berbuat demikian, yakni janganlah kamu berbuat hal yang serupa lagi. (Sesungguhnya hal ini) maksudnya, surat ini atau ayat-ayat ini (adalah suatu peringatan) suatu pelajaran bagi makhluk semuanya.
««•»»
No indeed!, do not behave like this. Truly it, the sūra, is, or the verses [are], a reminder, an admonition for [all] creatures —
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
[AYAT 10][AYAT 12]
[KEMBALI]
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
11of42
Sumber: Yayasan Indonesia Membaca http://www.indonesiamembaca.net
http://www.al-quran-al-kareem.com/id/terjemahan/Tafsir-Jalalayn-indonesian
http://www.altafsir.com/Tafasir.asp?tMadhNo=0&tTafsirNo=74&tSoraNo=80&tAyahNo=11&tDisplay=yes&UserProfile=0&LanguageId=2 
http://al-quran.info/#80:11

[080] 'Abasa Ayat 010

««•»»
Surah 'Abasa 10

فَأَنتَ عَنهُ تَلَهّىٰ
««•»»
fa-anta 'anhu talahhaa
««•»»
Maka kamu mengabaikannya.
««•»»
you are neglectful of him.
««•»»

Dan adapun orang seperti Abdullah bin Ummi Maktum yang datang, kepadamu dengan bersegera untuk mendapat petunjuk dan rahmat dari Tuhannya, sedang ia takut kepada Allah jika ia jatuh ke dalam lembah kesesatan, maka kamu bersikap acuh tak acuh dan tidak memperhatikan permintaannya.

««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
TAFSIR JALALAIN
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»

(Maka kamu mengabaikannya) artinya, tiada memperhatikannya sama sekali; lafal Talahhaa asalnya Tatalahhaa, kemudian salah satu dari kedua huruf Ta dibuang, sehingga jadilah Talahhaa.
««•»»
to him you pay no heed (talahhā: the original second tā’ [of tatalahhā] has been omitted), that is to say, from him you are distracted [by other things].
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
[AYAT 9][AYAT 11]
[KEMBALI]
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
10of42
Sumber: Yayasan Indonesia Membaca http://www.indonesiamembaca.net
http://www.al-quran-al-kareem.com/id/terjemahan/Tafsir-Jalalayn-indonesian
http://www.altafsir.com/Tafasir.asp?tMadhNo=0&tTafsirNo=74&tSoraNo=80&tAyahNo=10&tDisplay=yes&UserProfile=0&LanguageId=2 
http://al-quran.info/#80:10

[080] 'Abasa Ayat 009

««•»»
Surah 'Abasa 9

وَهُوَ يَخشىٰ
««•»»
wahuwa yakhsyaa
««•»»
Sedang ia takut kepada (Allah),
««•»»
while he fears [Allah],
««•»»

Dan adapun orang seperti Abdullah bin Ummi Maktum yang datang, kepadamu dengan bersegera untuk mendapat petunjuk dan rahmat dari Tuhannya, sedang ia takut kepada Allah jika ia jatuh ke dalam lembah kesesatan, maka kamu bersikap acuh tak acuh dan tidak memperhatikan permintaannya.

««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
TAFSIR JALALAIN
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»

(Sedangkan ia takut) kepada Allah swt.; lafal Yakhsyaa menjadi Haal dari fa`il yang terdapat di dalam lafal Yas`aa, yang dimaksud adalah si orang buta itu atau Abdullah bin Umi Maktum.
««•»»
fearful, of God (wa-huwa yakhshā is a circumstantial qualifier referring to the subject of [the verb] yas‘ā, ‘hurrying’) — this being the blind man —
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
[AYAT 8][AYAT 10]
[KEMBALI]
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
9of42
Sumber: Yayasan Indonesia Membaca http://www.indonesiamembaca.net
http://www.al-quran-al-kareem.com/id/terjemahan/Tafsir-Jalalayn-indonesian
http://www.altafsir.com/Tafasir.asp?tMadhNo=0&tTafsirNo=74&tSoraNo=80&tAyahNo=9&tDisplay=yes&UserProfile=0&LanguageId=2 
http://al-quran.info/#80:9

[080] 'Abasa Ayat 008

««•»»
Surah 'Abasa 8

وَأَمّا مَن جاءَكَ يَسعىٰ
««•»»
wa-ammaa man jaa-aka yas'aa
««•»»
Dan adapun orang yang datang kepadamu dengan bersegera (untuk mendapatkan pengajaran),
««•»»
But he who comes hurrying to you,
««•»»

Dan adapun orang seperti Abdullah bin Ummi Maktum yang datang, kepadamu dengan bersegera untuk mendapat petunjuk dan rahmat dari Tuhannya, sedang ia takut kepada Allah jika ia jatuh ke dalam lembah kesesatan, maka kamu bersikap acuh tak acuh dan tidak memperhatikan permintaannya.

««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
TAFSIR JALALAIN
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»

(Dan adapun orang yang datang kepadamu dengan bersegera) lafal Yas'aa berkedudukan sebagai Haal atau kata keterangan keadaan bagi Fa'il atau subjek yang terkandung di dalam lafal Jaa-a.
««•»»
But as for him who comes to you hurrying (yas‘ā is a circumstantial qualifier referring to the subject of [the verb] jā’a, ‘comes’)
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
[AYAT 7][AYAT 9]
[KEMBALI]
««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»««•»»
8of42
Sumber: Yayasan Indonesia Membaca http://www.indonesiamembaca.net
http://www.al-quran-al-kareem.com/id/terjemahan/Tafsir-Jalalayn-indonesian
http://www.altafsir.com/Tafasir.asp?tMadhNo=0&tTafsirNo=74&tSoraNo=80&tAyahNo=8&tDisplay=yes&UserProfile=0&LanguageId=2 
http://al-quran.info/#80:8